APAKAH YESUS MENGGOSOK GIGI?

Kali ini kita akan membahas soal kebersihan, khususnya kebersihan rongga mulut yaitu gigi.

Wah sakit gigi itu gak enak sekali ya rasanya, makan gak enak, minum gak enak, tidurpun gak nyenyak. Tersiksa pokoknya!

Saudara yang budiman, kebersihan itu penting lho…

Kenapa? Karena kebersihan ada korelasinya dengan kesehatan dan keindahan.

Misalkan gigi anda berlubang, sakitnya minta ampun, maka aktivitas andapun akan terganggu dan ibadahpun tidak khusyu.

Lalu bayangkan jika gigi yang bolong itu dicabut oleh Dokter, gigi anda jadi ompong. Akibatnya keindahan senyum anda akan berkurang beberapa puluh persen.

Bahkan seorang penguasa kelas dunia seperti Mr. Obama, jika giginya busuk maka tugas-tugasnyapun akan terganggu.

Bayangkan jika Obama tersenyum dengan gigi depan yang ompong, saya yakin kharismanya akan hilang.

Baiklah, bertolak dari tema ini mari kita sama-sama gunakan daya analisa.

Kira-kira apa jawaban Alkitab jika kita bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

“Apakah Yesus
pernah menggosok gigi? Kapan? Mana dalilnya? Atau adakah ajaran Yesus di Alkitab yang menerangkan tentang menggosok gigi?”

Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, lalu saya searching di google cari materi tentang hal ini, sampai saya ketemu forum Yahoo Answers.

Disana saya mendapatkan sebuah pertanyaan plus jawaban yang relevan dengan tema ini. (Tapi ini belum finish lho…)

Untuk lebih detilnya, mari simak sama-sama:
Pertanyaan
APAKAH YESUS PERNAH MENGAJARKAN GOSOK GIGI PADA PENGIKUTNYA?
Jawaban
Rosdiana Sinaga menulis:
“Tidak, tetapi gosok terus hati, supaya suci dan murni. Terima kasih, Tuhan Yesus Kristus memberkati Saudara”

Jawaban saudara Sinaga ini memang benar. Sepanjang pengetahuan saya, TIDAK ADA ajaran Yesus tentang gosok gigi. (Koreksi jika saya keliru!)

Ini bukan asumsi yang tak “berisi”, tapi saya punya referensi.

Saya melakukan “riset kecil”, saya melakukan pencarian pada situs alkitab.sabda.org dengan index kata “Membersihkan gigi”.

Dan hasilnya “0” (Nol) ayat.

Ada jawaban, tetapi jawaban yang muncul adalah pembahasan etimologis tentang “sugi”. Tidak ada jawaban dari dalil-dalil Alkitab. Padahal dalil adalah objek yang akan kita bahas pada materi ini.

Begitu pula pada “Bible Pocket” di hape saya, TIDAK ADA hasil untuk index kata “gosok gigi”.

Maka untuk sementara kesimpulannya:
Pertama, dalam Alkitab versi web maupun Bible pocket TIDAK DITEMUKAN ayat tentang Yesus yang sedang menggosok gigi.
Kedua, “Yesus TIDAK mengajarkan umatnya untuk menggosok gigi”.

RASULULLAH AJARKAN MENGGOSOK GIGI
Pada zaman Rasulullah tidak ada pabrik sikat gigi dan pabrik pasta gigi.

Maka dalam konteks ini yang dimaksud gosok gigi adalah bersiwak.SiwakKarena siwak inilah properti yang digunakan untuk menggosok gigi di zaman Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam.

Siwak atau miswak adalah dahan atau akar dari pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Oleh karena itu semua dahan atau akar pohon apa saja boleh digunakan untuk bersiwak jika memenuhi persyaratannya, yaitu lembut, sehingga batang atau akar kayu yang keras tidak boleh digunakan untuk bersiwak karena bisa merusak gusi dan email gigi; bisa membersihkan dan berserat serta bersifat basah, sehingga akar atau batang yang tidak ada seratnya tidak bisa digunakan untuk bersiwak; seratnya tersebut tidak berjatuhan ketika digunakan untuk bersiwak sehingga bisa mengotori mulut.

Hukum bersiwak adalah sunnah muakkadah karena anjuran Rasulullah dan kesenantiasaan beliau melakukannya dan kecintaan beliau serta ajakan beliau kepada siwak tersebut.

Faedah Bersiwak
Siwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan maupun bersifat akhirat. Faedah Keduniaannya adalah berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain.

Sedangkan faedah Ke-akhirat-an adalah Ittiba’ kepada Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan mendapatkan keridhaan dari Allah.

Berbagai uji coba telah banyak dilakukan dalam upaya mengetahui manfaat dari Salvadora Persica atau kayu siwak ini.

Sedangkan fakta ilmiah dari siwak antara lain :
– Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin terasa “pedas” dan sedikit “membakar”, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids.
– Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.

Dalil Al-Qur’an
· Wahai manusia! Sungguh telah, datang kepadamu pelajaran Al-Quran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman. (QS. Ar-Rad:11)

· Dan kami turunkan Al-Quran sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang yang zalim (al-Quran) hanya akan menambah kerugian. (QS. At-Thaha:81)

· Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran:31)

Dalil Hadits
· Bersabda Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam: “Siwak itu adalah pembersih mulut, dan di siwak itu ada keridho’an ALLAH SWT, dan dapat menerangkan penglihatan ” [Riwayat Al Bukhari]. Didalam riwayat lain “dan di siwak itu ada kebencian syaithan”.

· Bersabda Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam: “ Kalau tidak memberatkan pada umatku maka aku akan perintahkan mereka untuk memakai siwak setiap kali akan melaksanakan sholat ”[riwayat Al Bukhari dan Muslim]. Di dalam riwayat lain, “Setiap kali akan berwudhu”.

· Bersabda Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam: “Keutamaan shalat memakai siwak atas sholat yang tidak memakai siwak, tujuh puluh kali lipatnya” [riwayat Ahmad, dan Ibn Khuzaimah, dan Al Hakim].

· Dari Bunda Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, Yang artinya:
“Bersiwak itu sebagai pembersih mulut dan diridhai oleh Allah” [Hadits Riwayat Ahmad VI/47,62,124. An-Nasa’i no.5 dan Bukhari menyebutkannya secara ta’liq dalam bab As-Siwak Ar-Ruthbu wa Al-Yabisu Li Ash-Shaim II/682]

· Dari Amir bin Rubai’ah, ia berkata, yang artinya:
“Aku melihat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam (berulang kali) –hingga aku tidak bisa menghitungnya- bersiwak padahal beliau sedang berpuasa” [Hadits Riwayat Ahmad III/445, Abu Dawud no. 2364 dan At-Tirmidzi no. 725 dan Bukhari menyebutkannya secara mu’allaq dalam Bab As-Siwak Ar-Rathbu Wa Al-Yabisu Li Ash-Shaim]

· Dari Bunda Aisyah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata yang artinya:
“Adalah Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam tidak tidur pada malam hari atau siang hari kemudian beliau bangun melainkan beliau pasti gosok gigi terlebih dahulu sebelum berwudhu” [Hadits Riwayat Abu Daud no. 57 dan Lihat Shahih Abu Dawud I/14 no. 51]

· Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak lalu berdiri mengerjakan shalat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya lalu mendengarkan bacaannya dengan seksama kemudian dia mendekatinya (atau beliau mengucapkan kalimat seperti itu) hingga malaikat itu meletakkan mulutnya diatas mulut orang yang membaca al-Qur’an, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan al-Qur’an itu melainkan langsung ke perut malaikat, oleh sebab itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca al-Qur’an. Dikeluarkan oleh Abdullah bin al-Mubarak dalam kitabnya az-Zuhd no. 1211, al-Mundziri dalam at-Targhiib dan at-Tarhiib dan al-Albani berkata: Hasan shahih (Shahih at-Tarhiib no. 215).

· “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Robb”. (HR: Ahmad, irwaul golil no 66 [shohih]).

Lampiran:
Dalil-dalil bersiwak; Wikipedia bahasa Indonesia

Beliau (Rasulullah) adalah pribadi yang sangat bersih. Beberapa kali dalam sehari Beliau membersihkan rongga mulutnya dengan bersiwak.

Subhanallah.

Sedemikian pentingnya peran siwak dalam kehidupan manusia, bahkan bisa jadi ide pembuatan sikat gigi datangnya dari bersiwak, wallahu’alam.

Inilah ciri-ciri seorang Nabi, walaupun beliau bukan Profesor, Doktor atau Dokter dan tidak pernah mengecap bangku sekolahan, namun atas izin Allah ilmu beliau menjadi sangat mumpuni diatas manusia yang paling cerdas sekalipun.

Read more
· Mengenal Sunnah-Sunnah Siwak
· Siwak – Wikipedia bahasa Indonesia
· Siwak: Keajaiban dalam Sunnah Nabi
· Cara Bersiwak Rasulullah SAW
· SIWAK dan KEUTAMAANNYA (Kisah Orang yang Mengejek Siwak)
· doktergigimuslim.
blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s