ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #5


Hoax #59
Kejadian 30:37-39, dalam fragmen ini diceritakan tentang eksperimen Yakub yang dklaim mampu “membuat” kambing bercoreng dan berbintik dengan teknik mengawinkannya dekat dahan-dahan pohon yang ia kupas. INI PERLU DIBUKTIKAN!

Hoax #60
Kejadian 31:44-45, (31:45) Maka sekarang, marilah kita mengikat perjanjian, aku dan engkau, supaya itu menjadi kesaksian antara aku dan engkau.” (31:45) Kemudian Yakub mengambil sebuah batu dan didirikannya menjadi tugu.

Jika anda membuat perjanjian, maka bangunlah sebuah tugu batu.

Hoax #61
Kejadian 32:22-32, ini fragmen yang sangat “seru”, bagaimana tidak, bayangkan!
– Ada laki-laki entah siapa dan entah dari mana, tiba-tiba ia bertarung dengan Yakub di malam hari hingga terbit matahari. Pangkal paha Yakub dipukulnya hingga patah.
– Anehnya, Yakub meminta berkat dari orang asing itu.
– Anehnya, orang itu pun memberinya berkat.
– Anehnya, orang asing itu berkata, “Engkau (Yakub) telah bergumul melawan “Allah” dan manusia dan engkau menang”. Setelah itu ia mengganti nama Yakub menjadi Israel.
– Anehnya, Yakub mengklaim telah bertatap muka dengan “Allah” di tempat itu.
– Anehnya, orang Yahudi memperingati peristiwa patahnya pangkal paha Yakub dengan tidak memakan pangkal paha hewan. Apakah orang Yahudi sedang menyamakan Yakub dengan hewan?!

Benarkah Yakub telah mengalahkan “Allah” dalam sebuah pertarungan?!

Sebagian orang berpendapat ya, Yakub telah “mengalahkan Allah” di tempat itu.

Tetapi, mari lihat Ayat 27, Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”

Coba anda pikir!
Bagaimana mungkin “Allah” tidak mengetahui nama manusia? Bagaimana mungkin “Allah” tidak tahu nama Yakub?! Sementara Yakub adalah manusia yang “Allah” temui di dalam mimpi!

PERHATIKAN JUGA Ayat 29 Bertanyalah Yakub: “Katakanlah juga namamu.” Tetapi sahutnya: “Mengapa engkau menanyakan namaku?” Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.

“Allah” ditanya namanya oleh Yakub, tetapi “Allah” merahasiakan namanya.

Bukankah mereka ini telah bertemu, tetapi kenapa mereka tidak saling mengenali??!

Apakah “Allah” dan Yakub sama-sama pelupa???

INI PASTI H◎AX!!!

Hoax #62
Kejadian 33:10 Tetapi kata Yakub: “Janganlah kiranya demikian; jikalau aku telah mendapat kasihmu, terimalah persembahanku ini dari tanganku, karena memang melihat mukamu adalah bagiku serasa melihat wajah Allah, dan engkaupun berkenan menyambut aku.

Luar biasa! Konyol sekali Yakub ini! Ia katakan bahwa “melihat muka Esau serasa melihat wajah Allah”.

Padahal wujud Esau itu penuh bulu berwarna merah.

Apakah Yakub sedang memuji Esau dengan menghina wajah “Tuhannya”?!

Tidak mungkin “wajah Allah” seperti Esau karena “Allah” membenci Esau.

Maleakhi 1:1-3 “tetapi membenci Esau. Sebab itu Aku membuat pegunungannya menjadi sunyi sepi dan tanah pusakanya Kujadikan padang gurun.” (1:3)

Hoax #63
Kejadian 35:1-10, “Tuhan” meminta dibangunkan sebuah mezbah yaitu tempat pengorbanan, yang didekatnya hewan-hewan disembelih dan di atasnya persembahan gandum, anggur dan kemenyan dibakar serta dipersembahkan di alam terbuka.

Ini persis ritual kaum pagan kuno, dimana hewan-hewan menjadi objek sembelihan untuk persembahan kepada dewa-dewi.

Ritual Yakub ini hanya tradisi lain kaum pagan.

Andai saja Yakub mengatakan “ini bukan pagan!”, maka sesungguhnya ia sedang berdusta atau ia memang benar-benar si “bodoh” yang melakukan pembodohan. Lagipula ia memang pernah menipu Ishak bapaknya dan Esau kakak kembarnya.

Hoax #64
Kejadian 35:10, Firman Allah kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Allah menamai dia Israel.

Ini untuk kedua kalinya “Tuhan” mengganti nama Yakub menjadi Israel.

Kenapa ini bisa terjadi? Mungkin “Tuhan” sedang lupa atau bisa jadi “Tuhan” sedang ragu.

Hoax #65
Kejadian 35:13, Lalu naiklah Allah meninggalkan Yakub dari tempat Ia berfirman kepadanya.

Bagaimana “Allah” naik? Apakah terbang?

Bagaimana “Allah” turun? Apakah terjun?

“Allah” naik dan “Allah” turun hanya untuk berfirman, bukankah “Allah” mempunyai malaikat sebagai pesuruhnya? Lalu, kenapa “Allah” tidak menyuruh malaikatnya? Untuk apa diciptakan malaikat jika tidak digunakan? Kenapa “Allah” sibuk sendiri? Bukankah “Allah” itu kuasa? Jika ia kuasa maka ia dapat memakai kuasanya untuk memerintah malaikat agar mengirim firman kepada manusia (rasul).

Hoax #66
Kejadian 35:17, Sedang ia sangat sukar bersalin, berkatalah bidan kepadanya: “Janganlah takut, sekali inipun anak laki-laki yang kaudapat.”

Benarkah di zaman Yakub sudah ada bidan?!

LAI telah menerjemahkan ini dengan serampangan.

Hoax #67
Kejadian 35:22-23, (35:22) Ketika Israel diam di negeri ini, terjadilah bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal itu kepada Israel. (35-22b) Adapun anak-anak lelaki Yakub dua belas orang jumlahnya.
(35:23) Anak-anak Lea ialah Ruben, anak sulung Yakub, kemudian Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar dan Zebulon.

Ruben anak sulung Yakub (alias Israel) meniduri salah satu gundik (budak yang “dikawini”) ayahnya.

SAUDARA-SAUDARA, ANDA BARU SAJA MEMBACA KITAB PERSELINGKUHAN KELUARGA! AMAZING!

Hoax #68
Kejadian 35:28 Adapun umur Ishak seratus delapan puluh tahun.

Penyebutan usia adalah H◎AX yang nyata, karena tidak dapat dibuktikan. Kecuali anda menggali kuburan Ishak untuk mendapatkan penjelasan usianya. Tetapi sedalam apapun anda menggali keterangan, hasilnya hanya akan berupa perkiraan. Lagipula, anda tidak tahu dimana makam Ishak berada.

Hoax #69
Kejadian 36:1-43, bab ini berisi penuh dengan silsilah manusia. Tetapi 1 Timotius 1:3-4 menyatakan bahwa, “(1:3)…jangan mengajarkan ajaran lain (1:4) ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman”.

ALKITAB SEDANG “MENGAJARI” DIRINYA SENDIRI, SUNGGUH “CERDAS” KITAB INI!

Ya! Tentu saja ini adalah kata lain dari PLIN-PLAN!

Hoax #70
Kejadian 37:3, Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Sebagai manusia pilihan “Tuhan” ternyata Yakub (alias Israel) adalah orang yang pilih kasih. Seorang bapak yang tidak adil!

Hoax #71
Kejadian 37:1-34, dalam fragmen ini diceritakan tentang Yusuf anak kesayangan Yakub yang hendak dibunuh saudara-saudaranya tetapi batal, karena mereka lebih memilih untuk menjual Yusuf kepada bani Ismael.

Ini terjadi karena mereka membenci Yusuf akibat sikap ayah mereka yang pilih kasih.

Disini juga diceritakan Yakub ditipu anak-anaknya, mereka kesankan seolah-olah Yusuf tewas dimakan binatang buas.

Yakub si manusia pilihan, sang penipu yang tertipu!

Hoax #72
Kejadian 38:7, Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.

“Tuhan” membunuh?!! Wow! Amazing!

Manusia mati karena sudah sampai kepada takdirnya, bukan karena dibunuh oleh Tuhan.

Tuhan Mahasuci tidak akan mengotori diri-Nya dengan darah mahluk-mahluk-Nya.

Tuhan telah mencipatakan takdir, takdir itulah yang bekerja untuk manusia.

Kelahiran, jodoh dan kematian manusia berada di dalam takdir ciptaan Tuhan.

Lagipula semua manusia entah yang baik maupun yang jahat, semuanya pasti mati.

Hoax #73
Kejadian (38:9) Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
(38:10)Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

Ini H◎AX, tentu saja manusia tidak mati karena onani.


Jilid #1
Jilid #2
Jilid #3
Jilid #4

Iklan