ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #6

Hoax #74
Kejadian 38:6-9, “Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: “Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.” Ini disebut “perkawinan levirat”. Perkawinan ini adalah tradisi pada bangsa Yahudi-Israel.

Perkawinan jenis ini kecenderungannya mempunyai unsur “paksaan”. Seorang saudara kandung “terpaksa” menikahi janda dari saudaranya walaupun ia tidak mencintainya.

Ini adalah bentuk-bentuk tekanan tradisi ke atas hak asasi manusia dalam menentukan pilihannya.

Hoax #75
Yehuda anak Yakub dari Lea adalah salah satu tokoh besar dalam silsilah bangsa Israel di Alkitab.

Kejadian 38:12-18, pada fragmen ini diceritakan bahwa ia telah ditinggal mati oleh Syua istrinya. Rasa kesepian menyergap batinnya, kebutuhan biologis pun mendorong hasratnya untuk melakukan hubungan seksual.

Tetapi sungguh diluar dugaan, karena wanita yang disetubuhinya adalah Tamar menantunya sendiri.

Tamar “menyambut” kedatangan ayah mertuanya di pintu masuk Enaim dengan menutupi jati dirinya. Karena Yehuda tidak mengetahuinya, maka terjadilah hubungan badan antara mertua-menantu dengan ditukar sejumlah barang.

Dari hasil hubungan terlarang ini lahirlah anak kembar yang diberi nama Peres dan Zerah.

Keturunan Peres inilah yang kelak akan menurunkan Yesus (Lukas 3:33).

Jadi jelas bagi kita bahwa silsilah “Tuhan Yesus” sebagai suku Yehuda pada mulanya berawal dari hubungan badani yang terlarang.

Hoax #76
· Kejadian 39:7, Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: “Marilah tidur dengan aku.”

· Kejadian 39:12, Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: “Marilah tidur dengan aku.” Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar,

Sebagai firman Tuhan, ayat ini mengandung unsur provokasi yang dapat mempengaruhi pembaca untuk berbuat zina dan selingkuh.

Hoax #77
Kejadian 39:11, Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.

Lihat yang berhuruf besar!
“Tuhan” tidak mengetahui kepastian hari. Padahal pada bagian-bagian sebelumnya “Tuhan” mengetahui nama, tahun, bahkan “Tuhan” mengetahui usia manusia.

Mungkin ini adalah salah satu “ayat palsu” buatan manusia, karena manusia mempunyai keterbatasan pengetahuan dalam hal waktu dan daya ingat.

Hoax #78
Kejadian 41:57, Juga dari seluruh bumi datanglah orang ke Mesir untuk membeli gandum dari Yusuf, sebab hebat kelaparan itu di seluruh bumi.

· Benarkah pada zaman Yusuf telah terjadi kelaparan di seluruh bumi?

· Apakah penyebabnya? Alkitab tidak menjelaskannya! Ini menjadi lebih mirip dongeng!

Hoax #79
Kejadian 42:6 Sementara itu Yusuf telah menjadi mangkubumi di negeri itu; dialah yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Jadi ketika saudara-saudara Yusuf datang, kepadanyalah mereka menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah.

Pada hari ini jika anda masih melakukan sujud untuk menghormati seorang manusia maka anda adalah pelaku primordialisme akut.

Hoax #80
Kejadian 43:32, Lalu dihidangkanlah makanan, bagi Yusuf tersendiri, bagi saudara-saudaranya tersendiri dan bagi orang-orang Mesir yang bersama-sama makan dengan mereka itu tersendiri; sebab orang Mesir tidak boleh makan bersama-sama dengan orang Ibrani, karena hal itu suatu kekejian bagi orang Mesir.

Ayat ini penggalan dari kisah “reuni” antara Yusuf dengan saudara-saudaranya di tanah Mesir.

Yang menyedihkan adalah adanya unsur rasisme pada teksnya. Tentu saja rasisme tidak dapat diterima dalam budaya manusia yang beradab.

Hoax #81
Kejadian (46:1), Jadi berangkatlah Israel dengan segala miliknya dan ia tiba di Bersyeba, lalu dipersembahkannya korban sembelihan kepada Allah Ishak ayahnya.
(46:2) Berfirmanlah Allah kepada Israel dalam penglihatan waktu malam: “Yakub, Yakub!” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”

Setelah Yakub melaksanakan “ritual pagannya”, maka ia dapat bersahut-sahutan dengan “Tuhan” di dalam firmannya. Amazing!

Hoax #82
Kejadian (48:15) Sesudah itu diberkatinyalah Yusuf, katanya: “Nenekku dan ayahku, Abraham dan Ishak, telah hidup di hadapan Allah; Allah itu, sebagai Allah yang telah menjadi gembalaku selama hidupku sampai sekarang,
(48:16)dan sebagai Malaikat yang telah melepaskan aku dari segala bahaya, Dialah kiranya yang memberkati orang-orang muda ini,
sehingga namaku serta nama nenek dan bapaku, Abraham dan Ishak, termasyhur oleh karena mereka dan sehingga mereka bertambah-tambah menjadi jumlah yang besar di bumi.”

PERHATIKAN yang dibold!
Tokoh Yakub ini telah mempersamakan Tuhan dengan malaikat. JELAS INI PEMAHAMAN YANG KELIRU! Tuhan dan malaikat adalah dua hal yang berbeda.

Hoax #83
Kejadian 50:2-3, (50:2) Dan Yusuf memerintahkan kepada tabib-tabib, yaitu hamba-hambanya, untuk merempah-rempahi mayat ayahnya; maka tabib-tabib itu merempah-rempahi mayat Israel. (50:3) Hal itu memerlukan empat puluh hari lamanya, sebab demikianlah lamanya waktu yang diperlukan untuk merempah-rempahi, dan orang Mesir menangisi dia tujuh puluh hari lamanya.

Ini tentang tradisi pemakaman bangsa Israel kuno, mengingatkan kita kepada pembalsaman mummi Mesir.

Tradisi bodoh yang tidak berguna, tidak relevan dengan millenium sekarang. Bahkan orang-orang Kristen memakaikan tuxedo untuk mayat saudara-saudaranya.

Hoax #84
Kejadian 50:10, Setelah mereka sampai ke Goren-Haatad, yang di seberang sungai Yordan, maka mereka mengadakan di situ ratapan yang sangat sedih dan riuh; dan Yusuf mengadakan perkabungan tujuh hari lamanya karena ayahnya itu.

Meratap, bersedih dan berkabung untuk mayat selama tujuh hari adalah perbuatan bodoh yang tidak bermanfaat. JANGAN DITIRU!!


Jilid #1
Jilid #2
Jilid #3
Jilid #4
Jilid #5

Iklan