Interview Khusus Dengan Hana Tajima Simpson (Muallaf)

Jika Anda seorang surfer blog jilbab, Anda tidak akan aneh lagi dengan Hana Tajima Simpson, seperti pada sebuah kabar di Stylecovered.com. Bahwa ia telah menjadi “hot topic” di kalangan blogger Muslim. Ia juga telah tampil di banyak media seperti BBC Inggris dan Brazil. Sebuah kegembiraan bagi kami untuk memposting wawancara dengannya dan menampilan “pic collection” eksklusif hanya di HijabScarf. Hana Tajima adalah desainer Japanese-British berusia 23 tahun (pada 2010) yang telah memeluk Islam pada masa lima tahun sebelumnya.

Dikabarkan bahwa Skaisthenewblack.blogspot pernah menulis, “Dia memiliki gaya yang “jahat”, sangat elegan dan “chic”, namun entah bagaimana, tampilannya begitu sederhana”.

Pada tonguechic.com Hana berkata, “Jangan terjebak dalam apa yang terlihat baik pada orang lain, hanya untuk penyesuaian. Tetapi anda harus menemukan sesuatu yang Anda merasa nyaman dengannya, tentu saja tampilan yang mengekspresikan kepribadian Anda.”

Bagi kami, dia adalah salah satu dari jenis manusia yang telah menjadi inspirasi besar bagi kita.

Percaya atau tidak, HijabScarf lahir setelah pengamatan panjang dalam mengagumi gayanya.

“Sekarang, dia sedang berjalan pada garisnya sendiri di Maysaa. Pakaian adalah inspirasi dan tentu saja soal yang sederhana. Untuk HijabScarf, ia bersedia untuk berbagi, ia berbicara bagaimana saat ia mulai memakai jilbab. Kita dapat belajar tidak hanya gayanya, tetapi juga keteguhan dan imannya dalam mengenakan jilbab.

Mari simak interviunya!

1. Beritahu kami saat Anda memutuskan untuk memakai jilbab?

· Saya mulai mengenakan jilbab pada hari dimana saya mengambil syahadat. Saya datang kepada Islam dengan cara yang benar-benar natural dan itu semua adalah bagian dari proses itu.

Pada tingkat pribadi, itu adalah cara yang baik untuk membedakan apa yang telah terjadi sebelumnya dalam hidup saya, dengan apa yang di depan saya.

2. Apa yang Anda rasakan saat pertama kali Anda pergi keluar dengan jilbab Anda?

· Tidak terdengar “complicated” sebenarnya, itu “real” dan benar-benar “real”. Aku sedang dalam perjalanan untuk mengambil syahadat, saya pergi bersama saudara yang adalah seorang fotografer, jadi dia mengambil gambar saya, normal saja. Dan anehnya bahwa pada saat itu aku merasa begitu tenang.

Aku tidak tahu apa yang kuharapkan, tetapi rasanya hal seperti itu adalah sesuatu yang besar di dalam fikiranku. Ketika saya melangkahkan kaki ke dunia, seolah-olah alam semesta berkata, “Kami telah melihat hal-hal yang lebih jauh asingnya dari kamu”, sehingga mungkin itu benar-benar tidak sedramatis seperti yang saya pikirkan sebelumnya.

3. Anda menulis dalam blog, “Menjadi Muslimah di negara Barat dapat sedikit menakutkan terutama pada tatapan!”. “Saya ingin memotivasi Muslimah dimanapun mereka berada”. Tetapi bagaimana Anda memotivasi diri sendiri terutama dari “tatapan” mereka itu?

· Saya pikir, saya menjadi “kurang sadar diri” akan hal itu, dengan begitu saya meminimalkan tatapan orang-orang. Atau mungkin saya hanya sedang tidak mencatat akan hal itu, saya pikir begitu. Pada awalnya dengan cara saya berpakaian, saya merasa “keluar dari kulit saya”, tidak nyaman, bagaimanapun kecilnya itu, lebih mudah mengangkat telepon. Tentu saja ada hari-hari ketika saya mendapatkan seseorang memberi saya tatapan kritis, tapi saya tahu mengapa saya berpakaian seperti yang saya lakukan, itu adalah penegasan konstan dari apa yang saya yakini. Saya kira Anda harus menerima bahwa orang akan memproyeksikan kesalahpahaman mereka sendiri kepada Anda, tetapi jangan pernah membiarkan hal itu menghalangi apa yang ingin Anda lakukan.

4. Perubahan apa yang Anda perhatikan dalam diri Anda atau sekitar Anda setelah memakai hijab?

· Perubahan terbesar adalah pada orang di sekitar saya, bahkan pada teman dekat saya. Saya bisa mengerti dengan semua konotasi yang datang kepada orang-orang berjilbab, mereka sedikit gelisah dengan hal itu. Hampir semua orang berpura-pura bahwa itu tidak ada, tetapi berpura-pura itu benar-benar buruk, sepertinya Anda bisa katakan begitulah tentang yang ada di fikiran mereka. Ketika saya lebih nyaman dengan itu semua, orang-orang pun lebih santai.

Secara umum dibutuhkan sekitar 5 menit bagi seseorang untuk berhenti berpikir ‘mengapa ia memakai hal itu di kepalanya’ dan kemudian mereka benar-benar memiliki percakapan dengan saya.

Bagi saya hal itu tidak pernah menjadi banyak masalah, toh itu hanya hal yang saya kenakan.

5. Bagaimana “Style Covered” mempengaruhi kehidupan Anda?

· Hal semacam itu memiliki dampak positif pada saya. Hanya untuk mengetahui bahwa orang lain akan melalui proses mental yang sama seperti saya, dan bahwa mereka mendapatkan apa yang saya coba lakukan. Ini adalah kurva belajar yang sangat curam dalam hal gaya dan kreativitas.

Bila Anda menempatkan diri di luar sana seperti itu dan Anda melihat setiap hari Anda menjadi sangat menyadari apa yang Anda suka dan tidak suka. Mungkin saya telah membuat sketsa sesuatu yang saya pikir pada awalnya itu hanya ‘OK’, setelah melihat itu selama 5 hari saya pikir, sebenarnya saya sudah agak jatuh cinta dengan hal itu.

6. Dapatkah Anda menjelaskan gaya Anda?

· Saya tidak pernah benar-benar tahu apa yang harus dikatakan ketika orang bertanya kepada saya akan hal itu. Saya kira karena itu seperti campuran yang “aneh”. Suatu hari saya akan menyalurkan “glamor” di Hollywood tua dan berikutnya saya akan terobsesi dengan “rock 90-an” atau “grunge”.

Saya cenderung untuk menjaga hal-hal bersahaja dan sederhana, mungkin itu akar Jepang saya. Aku benar-benar tertarik pada penjajaran juga, seperti melempar jaket kulit “vintage” yang lebih “maxi dress floral girly”.

7. Beritahu kami item favorit Anda dan item yang Anda hindari untuk memakainya?

· Perubahan ini hampir setiap minggu, tetapi sekarang saya suka di MAYSAA “rok jersey maxi” dan kemeja “denim vintage”.

Meskipun saya baru saja melalui beberapa sampel baru yang benar-benar membuat saya “tergila-gila” dengannya. Saya menghindari segala sesuatu yang tidak nyaman untuk dipakai, selain sepatu, saya memiliki koleksi indah “gila-gilaan”, sepatu ber-hak tinggi yang banyak saya pakai dan terus-menerus!

8. Sebagian orang mengatakan bergaya memerlukan biaya tinggi, sedangkan Islam mengajarkan kita untuk menjadi sederhana. apa pendapat anda tentang hal ini?

· Saya pasti tinggal jauh dari menampilkan kekayaan. Pakaian harus abadi dan bukan sesuatu yang akan dibuang setelah satu musim. Saya pikir itu sebabnya saya memiliki koneksi tersebut untuk pakaian-pakaian “vintage” dan saya selalu mencoba untuk memasukkan ke dalam desain saya sendiri.

Memiliki kepribadian dan Anda dapat menafsirkannya untuk menjadi bagian dari gaya Anda sendiri.

Saya suka bagaimana ini menjadi perlawanan kepada “logo gambar yang sarat fast fashion” dan mengurangi tentang “pembelian gaya”.

9. Apa pendapat Anda tentang perempuan berjilbab di Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya?

· Saya mendapatkan begitu banyak inspirasi dari gadis-gadis Indonesia yang memakai jilbab. Bahkan Asia Tenggara pada umumnya memiliki kedalaman, sepertinya budaya itu begitu menawan.
Cara kalian memperlakukan warna tidak seperti di tempat lain, dan itu sesuatu yang saya sedang mencoba untuk memasukkannya ke dalam gaya saya sendiri.

Sungguh menakjubkan ekspresi diri dan berbagai gaya, itu adalah sesuatu yang sangat dekat dengan hati saya.

10. Apa yang menginspirasi Anda untuk membuat maysaa? Apa yang terjadi melalui pikiran Anda?

· Saya sudah mulai merancang dari sekitar usia 5 tahun, kedua orang tua saya adalah seniman jadi itu adalah lingkungan yang sangat kreatif untuk tumbuh, MAYSAA adalah puncak indah dari semua ekspresi kreatif dan kepribadian. Saya tidak bisa mengatakan pakaian yang hanya untuk wanita Muslim, atau untuk wanita non-Muslim karena hidup saya telah menjadi campuran. Saya suka merancang dari perspektif yang sangat pribadi, saya ingin berarti sesuatu kepada saya dan dengan melakukan itu mudah-mudahan itu akan berarti sesuatu untuk orang lain juga.

Kami sebagai penulis tidak bermaksud memberikan penilaian apapun kepada tokoh atau pihak manapun yang terlibat di dalam artikel ini.

Kami tulis ini sebagai wujud apresiasi atas semangat yang luar biasa dari para muallaf dunia dalam gema syiar Islamiyah.

Artikel ini telah ditranslasi dari:


Exclusive Interview with Mrs.Hana Tajima (StyleCovered) | Hijab Scarf

Dengan kesungguhan, penulis memohon maaf atas segenap kekeliruan dalam proses pengeditian.

Read more
· Style Spotted : Mrs.Hana Tajima (StyleCovered) |Hijab Scarf (koleksi foto)
· HIJAB dalam AL-QURAN dan HADIS (1) | Buletin Mitsal
· Hana Tajima Simpson: Muda, Modis, Enerjik, dan …(Kini) Muslim
· Sudahkah Syar’i Hijab Anda? – Eramuslim

ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #5


Hoax #59
Kejadian 30:37-39, dalam fragmen ini diceritakan tentang eksperimen Yakub yang dklaim mampu “membuat” kambing bercoreng dan berbintik dengan teknik mengawinkannya dekat dahan-dahan pohon yang ia kupas. INI PERLU DIBUKTIKAN!

Hoax #60
Kejadian 31:44-45, (31:45) Maka sekarang, marilah kita mengikat perjanjian, aku dan engkau, supaya itu menjadi kesaksian antara aku dan engkau.” (31:45) Kemudian Yakub mengambil sebuah batu dan didirikannya menjadi tugu.

Jika anda membuat perjanjian, maka bangunlah sebuah tugu batu.

Hoax #61
Kejadian 32:22-32, ini fragmen yang sangat “seru”, bagaimana tidak, bayangkan!
– Ada laki-laki entah siapa dan entah dari mana, tiba-tiba ia bertarung dengan Yakub di malam hari hingga terbit matahari. Pangkal paha Yakub dipukulnya hingga patah.
– Anehnya, Yakub meminta berkat dari orang asing itu.
– Anehnya, orang itu pun memberinya berkat.
– Anehnya, orang asing itu berkata, “Engkau (Yakub) telah bergumul melawan “Allah” dan manusia dan engkau menang”. Setelah itu ia mengganti nama Yakub menjadi Israel.
– Anehnya, Yakub mengklaim telah bertatap muka dengan “Allah” di tempat itu.
– Anehnya, orang Yahudi memperingati peristiwa patahnya pangkal paha Yakub dengan tidak memakan pangkal paha hewan. Apakah orang Yahudi sedang menyamakan Yakub dengan hewan?!

Benarkah Yakub telah mengalahkan “Allah” dalam sebuah pertarungan?!

Sebagian orang berpendapat ya, Yakub telah “mengalahkan Allah” di tempat itu.

Tetapi, mari lihat Ayat 27, Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”

Coba anda pikir!
Bagaimana mungkin “Allah” tidak mengetahui nama manusia? Bagaimana mungkin “Allah” tidak tahu nama Yakub?! Sementara Yakub adalah manusia yang “Allah” temui di dalam mimpi!

PERHATIKAN JUGA Ayat 29 Bertanyalah Yakub: “Katakanlah juga namamu.” Tetapi sahutnya: “Mengapa engkau menanyakan namaku?” Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.

“Allah” ditanya namanya oleh Yakub, tetapi “Allah” merahasiakan namanya.

Bukankah mereka ini telah bertemu, tetapi kenapa mereka tidak saling mengenali??!

Apakah “Allah” dan Yakub sama-sama pelupa???

INI PASTI H◎AX!!!

Hoax #62
Kejadian 33:10 Tetapi kata Yakub: “Janganlah kiranya demikian; jikalau aku telah mendapat kasihmu, terimalah persembahanku ini dari tanganku, karena memang melihat mukamu adalah bagiku serasa melihat wajah Allah, dan engkaupun berkenan menyambut aku.

Luar biasa! Konyol sekali Yakub ini! Ia katakan bahwa “melihat muka Esau serasa melihat wajah Allah”.

Padahal wujud Esau itu penuh bulu berwarna merah.

Apakah Yakub sedang memuji Esau dengan menghina wajah “Tuhannya”?!

Tidak mungkin “wajah Allah” seperti Esau karena “Allah” membenci Esau.

Maleakhi 1:1-3 “tetapi membenci Esau. Sebab itu Aku membuat pegunungannya menjadi sunyi sepi dan tanah pusakanya Kujadikan padang gurun.” (1:3)

Hoax #63
Kejadian 35:1-10, “Tuhan” meminta dibangunkan sebuah mezbah yaitu tempat pengorbanan, yang didekatnya hewan-hewan disembelih dan di atasnya persembahan gandum, anggur dan kemenyan dibakar serta dipersembahkan di alam terbuka.

Ini persis ritual kaum pagan kuno, dimana hewan-hewan menjadi objek sembelihan untuk persembahan kepada dewa-dewi.

Ritual Yakub ini hanya tradisi lain kaum pagan.

Andai saja Yakub mengatakan “ini bukan pagan!”, maka sesungguhnya ia sedang berdusta atau ia memang benar-benar si “bodoh” yang melakukan pembodohan. Lagipula ia memang pernah menipu Ishak bapaknya dan Esau kakak kembarnya.

Hoax #64
Kejadian 35:10, Firman Allah kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Allah menamai dia Israel.

Ini untuk kedua kalinya “Tuhan” mengganti nama Yakub menjadi Israel.

Kenapa ini bisa terjadi? Mungkin “Tuhan” sedang lupa atau bisa jadi “Tuhan” sedang ragu.

Hoax #65
Kejadian 35:13, Lalu naiklah Allah meninggalkan Yakub dari tempat Ia berfirman kepadanya.

Bagaimana “Allah” naik? Apakah terbang?

Bagaimana “Allah” turun? Apakah terjun?

“Allah” naik dan “Allah” turun hanya untuk berfirman, bukankah “Allah” mempunyai malaikat sebagai pesuruhnya? Lalu, kenapa “Allah” tidak menyuruh malaikatnya? Untuk apa diciptakan malaikat jika tidak digunakan? Kenapa “Allah” sibuk sendiri? Bukankah “Allah” itu kuasa? Jika ia kuasa maka ia dapat memakai kuasanya untuk memerintah malaikat agar mengirim firman kepada manusia (rasul).

Hoax #66
Kejadian 35:17, Sedang ia sangat sukar bersalin, berkatalah bidan kepadanya: “Janganlah takut, sekali inipun anak laki-laki yang kaudapat.”

Benarkah di zaman Yakub sudah ada bidan?!

LAI telah menerjemahkan ini dengan serampangan.

Hoax #67
Kejadian 35:22-23, (35:22) Ketika Israel diam di negeri ini, terjadilah bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal itu kepada Israel. (35-22b) Adapun anak-anak lelaki Yakub dua belas orang jumlahnya.
(35:23) Anak-anak Lea ialah Ruben, anak sulung Yakub, kemudian Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar dan Zebulon.

Ruben anak sulung Yakub (alias Israel) meniduri salah satu gundik (budak yang “dikawini”) ayahnya.

SAUDARA-SAUDARA, ANDA BARU SAJA MEMBACA KITAB PERSELINGKUHAN KELUARGA! AMAZING!

Hoax #68
Kejadian 35:28 Adapun umur Ishak seratus delapan puluh tahun.

Penyebutan usia adalah H◎AX yang nyata, karena tidak dapat dibuktikan. Kecuali anda menggali kuburan Ishak untuk mendapatkan penjelasan usianya. Tetapi sedalam apapun anda menggali keterangan, hasilnya hanya akan berupa perkiraan. Lagipula, anda tidak tahu dimana makam Ishak berada.

Hoax #69
Kejadian 36:1-43, bab ini berisi penuh dengan silsilah manusia. Tetapi 1 Timotius 1:3-4 menyatakan bahwa, “(1:3)…jangan mengajarkan ajaran lain (1:4) ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman”.

ALKITAB SEDANG “MENGAJARI” DIRINYA SENDIRI, SUNGGUH “CERDAS” KITAB INI!

Ya! Tentu saja ini adalah kata lain dari PLIN-PLAN!

Hoax #70
Kejadian 37:3, Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Sebagai manusia pilihan “Tuhan” ternyata Yakub (alias Israel) adalah orang yang pilih kasih. Seorang bapak yang tidak adil!

Hoax #71
Kejadian 37:1-34, dalam fragmen ini diceritakan tentang Yusuf anak kesayangan Yakub yang hendak dibunuh saudara-saudaranya tetapi batal, karena mereka lebih memilih untuk menjual Yusuf kepada bani Ismael.

Ini terjadi karena mereka membenci Yusuf akibat sikap ayah mereka yang pilih kasih.

Disini juga diceritakan Yakub ditipu anak-anaknya, mereka kesankan seolah-olah Yusuf tewas dimakan binatang buas.

Yakub si manusia pilihan, sang penipu yang tertipu!

Hoax #72
Kejadian 38:7, Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.

“Tuhan” membunuh?!! Wow! Amazing!

Manusia mati karena sudah sampai kepada takdirnya, bukan karena dibunuh oleh Tuhan.

Tuhan Mahasuci tidak akan mengotori diri-Nya dengan darah mahluk-mahluk-Nya.

Tuhan telah mencipatakan takdir, takdir itulah yang bekerja untuk manusia.

Kelahiran, jodoh dan kematian manusia berada di dalam takdir ciptaan Tuhan.

Lagipula semua manusia entah yang baik maupun yang jahat, semuanya pasti mati.

Hoax #73
Kejadian (38:9) Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
(38:10)Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

Ini H◎AX, tentu saja manusia tidak mati karena onani.


Jilid #1
Jilid #2
Jilid #3
Jilid #4

ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #4


Hoax #47
Kejadian 28:1-22, asal mula persepuluhan adalah dari Yakub yang bermimpi didatangi “Tuhan” di Bethel.

Factor hoax
Persepuluhan adalah bagian dari “syariat” Kristen, mempunyai derajat hukum “wajib”, bisakah “syariat wajib” didasarkan pada mimpi dimana mimpi tersebut kebenarannya tidak dapat dibuktikan dan tidak dapat diterima oleh akal dan ilmu apapun.

Nb.Jika mimpi datang satu kali, ia hanyalah “bunga tidur”.

Tetapi, jika mimpi itu datang berkali-kali pada saat-saat yang berbeda, itu ajaib! Karena manusia tidak bisa merekayasa mimpi. Mimpi jenis inilah petunjuk dari Tuhan.

Dan yang penting, Tuhan memang Pencipta alam mimpi, tetapi Ia tidak memasuki mimpi apalagi menampakkan diri dan bersemayam di dalamnya karena mimpi itu sifatnya maya, alam samar yang remang-remang. Tuhan tentu “tidak bersemayam” dengan menampakkan DiriNya dalam keremangan maya, Tuhan itu sangat jelas! “Tuhan sejelas buah fikiran yang jernih”.

Bagaimana “rupa Tuhan” dalam mimpinya Yakub? TIDAK PERNAH TERJAWAB!

Hoax #48
Kejadian 29:18-20, cinta Yakub kepada Rahel yang rupawan ditukar dengan tujuh tahun masa kerja kepada Laban ayahnya Rahel.

“Setali tiga uang”, kontrak kerja tujuh tahun plus perempuan cantik telah Yakub dapatkan dari Laban sebagai wujud“berkat Tuhan” kepadanya. (Berkat yang ANEH! Karena Yakub ini manusia licik yang “bertemu Tuhan” di dalam mimpi)

Jika anda jatuh cinta, ikutilah jejak Yakub! W◎W!!! Mantap!!

Hoax #49
Kejadian 29:21-26, pada fragmen ini diceritakan bahwa Yakub telah menggenapi masa kerjanya dalam tujuh tahun. Tiba saatnya ia mendapatkan Rahel sebagai “imbalan” dari kerja kerasnya sesuai dengan perjanjiannya dengan Laban.

Tetapi, ia ditipu Laban. Pada malam pertama perjodohan mereka, bukan Rahel yang Laban berikan melainkan Lea kakak kandung Rahel.

Keesokan paginya, murkalah Yakub kepada Laban.

Faktor hoax
Aneh! Yakub tidak mengenali wanita yang “ditidurinya” pada malam pertama!!

Dia tidak bisa membedakan Rahel (wanita cantik yang dicintainya) dengan Lea kakaknya Rahel yang tidak pernah ia cintai. Ini hoax besar yang MENGGELIKAN!!

Fragmen berikutnya lebih “tidak masuk akal!”

SIMAK!

Hoax #50
Coba lihat jawaban yang diberikan Laban kepada Yakub:
Kejadian (29:26) Jawab Laban: “Tidak biasa orang berbuat demikian di tempat kami ini, mengawinkan adiknya lebih dahulu dari pada kakaknya. (29:27) Genapilah dahulu tujuh hari perkawinanmu dengan anakku ini; kemudian anakku yang lainpun akan diberikan kepadamu sebagai upah, asal engkau bekerja pula padaku tujuh tahun lagi.”

Konyol sekali rangkaian fragmen-fragmen ini!

Pertama, Laban telah ingkar janji, bahkan ia menipu.

Kedua, Laban telah memberikan Lea untuk berzinah dengan Yakub pada “malam pertama”.

Ketiga, ia juga bersedia memberikan Rahel untuk Yakub.

Sudah berzinah, dapat Rahel pula!

Yakub punya dua pasangan wanita sekaligus hanya dari satu bapak. Hebat sekali Yakub ini, dia pasti lelaki paling beruntung sedunia.

Kenapa manusia semacam Yakub diberkati?! Apakah “Tuhan” tidak punya manusia yang lebih baik?!

Apakah “Tuhan” menyukai orang-orang yang licik seperti Yakub?! Jika iya, berarti kita dapat mengikuti jejak kelicikan Yakub agar “Tuhan” memberi berkat dan keberuntungan kepada kita.

Yakub cuma manusia, dia bukan “Tuhan”, tetapi takdir hidupnya jauh lebih baik dari “Tuhan” Yesus.

Hoax #51
Kejadian 29:31, Ketika TUHAN melihat, bahwa Lea tidak dicintai, dibuka-Nyalah kandungannya, tetapi Rahel mandul.

Tuhan itu Maha Mengetahui, Ia mengetahui yang tampak dan yang tidak tampak.

Lalu, untuk apa “Tuhan” membuka kandungan Lea? Apa kekuatannya sudah hilang? N◎N SENSE!

Hoax #52
Kejadian 30:1-12, di dalam fragmen ini kakak beradik Lea dan Rahel terlibat dalam persaingan sengit “memproduksi” anak.

Rahel memberikan budaknya (Bilha) untuk “dhamili” oleh Yakub.

Begitupula Lea, ia memberikan budaknya (Zilpa) untuk “dihamili” Yakub.

Banyak sekali perkawinan Yakub dari “sengketa anak” ini. Beruntung sekali dia!

Hoax #53
Kejadian (30:14) Ketika Ruben pada musim menuai gandum pergi berjalan-jalan, didapatinyalah di padang buah dudaim, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya. Kata Rahel kepada Lea: “Berilah aku beberapa buah dudaim yang didapat oleh anakmu itu.” (30:15) Jawab Lea kepadanya: “Apakah belum cukup bagimu mengambil suamiku? Sekarang pula mau mengambil lagi buah dudaim anakku?” Kata Rahel: “Kalau begitu biarlah ia tidur dengan engkau pada malam ini sebagai ganti buah dudaim anakmu itu.” (30:16)Ketika Yakub pada waktu petang datang dari padang, pergilah Lea mendapatkannya, sambil berkata: “Engkau harus singgah kepadaku malam ini, sebab memang engkau telah kusewa dengan buah dudaim anakku.” Sebab itu tidurlah Yakub dengan Lea pada malam itu.

Perhatikan! Hubungan sex dapat ditukar dengan buah dudaim. Hebat sekali bukan?!

Hoax #54
Kejadian (30:22) Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya. (30:23) Maka mengandunglah Rahel dan melahirkan seorang anak laki-laki. Berkatalah ia: “Allah telah menghapuskan aibku.”

Jadi, Rahel mandul karena “Tuhan” lupa. Ketika “Tuhan” ingat, maka dia tidak mandul lagi.

Padahal, kemandulan atau kehamilan seseorang, keduanya adalah ujian dari Tuhan atas iman manusia. Bukan karena “Tuhan” sedang lupa!

Hoax #55
Kejadian 31:11, Dan Malaikat Allah berfirman kepadaku dalam mimpi itu: Yakub! Jawabku: Ya Tuhan!

Yakub dan malaikat “Tuhan” bersahut-sahutan di dalam mimpi.

Hoax #56
Kejadian 31:24, Pada waktu malam datanglah Allah dalam suatu mimpi kepada Laban, orang Aram itu, serta berfirman kepadanya: “Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan sepatah katapun.”

Lagi! “Tuhan ” berfirman di dalam mimpi. Kali ini kepada Laban mertua sekaligus seterunya Yakub.

Siapa sebenarnya mereka? Nabikah? Rasulkah? Tetapi kenapa mereka sangat konyol?!

Hoax #57
Kejadian 32:1, Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia.

Jika anda bertemu orang asing, tegurlah! siapa tau anda sedang ketemu malaikat.

Hoax #58
Kejadian 32:11, Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu dengan anak-anaknya.

LIHAT kata yang di-bold!

Di depan “Tuhan”, Yakub masih mengakui Esau sebagai kakaknya padahal hak kesulungan telah ia beli dari Esau.

Apakah pantas orang yang “diberkati” berlaku plin-plan seperti ini?!

Atau jangan-jangan ini hanya sekedar selera humor Alkitab kepada pembacanya???


Jilid #1
Jilid #2
Jilid #3

ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #2

Hoax #20
Kejadian 9:13
· TB(1974) ©
Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
· BIS(1985) ©
maka Kutaruh pelangi-Ku di awan sebagai tanda perjanjian-Ku dengan dunia.
· AYT Draft ©
Aku menaruh pelangi dalam awan sebagai bukti dari Perjanjian antara Aku dan bumi.
· TL(1954) ©
Bahwa pelangi-Ku telah Kutaruh dalam awan-awan, maka ia itulah akan tanda perjanjian di antara-Ku dengan bumi.

Ayat ini turun setelah banjir bandang di zaman Noah, isinya adalah perjanjian “Tuhan” kepada bumi dan manusia, bahwa “Tuhan” tidak akan menurunkan banjir seperti itu lagi dan sebagai pengingatnya, “Tuhan” menempatkan “busur” (pelangi) di atmosfir.

Pertama, kata “pelangi” telah diubah menjadi kata “busur”.

Disini telah terjadi pergeseran makna substansial. Fatal!

Kedua, jika yang dimaksud dengan “busur” adalah “pelangi”, maka sesungguhnya pelangi itu terjadi disebabkan oleh sifat cahaya, indeks bias air, dan bentuk hujan. Pelangi sudah ada miliaran tahun sebelum era manusia, jadi jelas ini adalah ayat HOAX!

Hoax #21
Kejadian 11:1-9, di dalam perikop ini tertulis, yang intinya:
– Manusia membangun sebuah kota dengan arsitektur tinggi yang menjulang ke langit (menara Babel, wilayah Sumer Kuno-Babilonia).
– “Tuhan” merasa “terancam” atas peristiwa ini.
– “Tuhan” menceraiberaikan manusia, sehingga kota itu gagal diselesaikan.
– Pada pasal 11:7, “Tuhan” berkata, “Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka,”.

Disana tertulis Kita, kita adalah kata ganti orang pertama jamak, dimana yang lawan bicara ikut bekerja bersama yang bicara.

Pertanyaan, siapa saja yang diajak oleh “Tuhan” untuk mengacaubalaukan bahasa manusia? ALKITAB TIDAK MEMBERIKAN JAWABAN!

Hoax #22
Kejadian 15:1-18, disana tertulis “Tuhan” mengadakan perjanjian dengan Abram, “Tuhan” berjanji akan memberikan keturunan kepada Abram sebanyak bintang-bintang di angkasa. Aneh! Disana “Tuhan” meminta “imbalan” berupa seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati (15:9).

Abram memotong-motong semua persembahan itu, ia tertidur. Aneh! “Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu (15:17)”.

Entah bagaimana peristiwa itu terjadi?! Ini pasti metafisika! Abram tertidur, tiada manusia disana, mungkinkah “Tuhan” sedang menyantap hidangannya dengan memakai wujud suluh berapi?!

Hoax #23
Tuhan menampakkan diri kepada Abram (Kej 17:1), padahal pada Yoh 1:18 dinyatakan bahwa Tuhan tidak dapat dilihat. KONTRA TEKSTUAL!

Nb. Masih ada beberapa ayat lainnya semacam ini.

Hoax #24
Kejadian 17:23-27, Abraham berusia 99 tahun, Ismael berusia 13 tahun. Abraham memanggil Ismael, anaknya, dan semua orang yang lahir di rumahnya, juga semua orang yang dibelinya dengan uang, yakni setiap laki-laki dari isi rumahnya, lalu ia mengerat kulit khatan mereka pada hari itu juga, seperti yang telah difirmankan Allah kepadanya.

Faktor hoax
Pertama,
saat ini dalam acara sunatan massal hanya dibutuhkan waktu 2,5 menit untuk menyunat satu anak. 100 orang anak dapat disunat hanya dalam waktu 3,5 jam.

Permasalahannya, pada era Abraham tidak ada alat khitan secanggih sekarang.

Bagaimana mungkin Abraham dapat menyunat sedemikian banyak orang dalam satu hari sementara usianya telah mencapai 99 tahun?

Kedua, disebutkan bahwa Abraham pun disunat. Siapakah yang memotong kulit khatannya? Apakah Abraham menyunat kelaminnya sendiri?

Ketiga, Jadi sebenarnya, berapa total jumlah orang yang disunat Abraham??

Hoax #25
Abraham hidup tanpa “Tuhan” selama satu tahun! Amazing!

Kejadian 18:10, Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.

Hoax #26
Awalnya Sara (isteri Abraham) menertawakan “Tuhan” di dalam hatinya. Lalu Abraham berada di dalam pertengkaran antara “Tuhan” dan Sara (Kej 18:13-15).

Hoax #27
Malaikat “Tuhan” hendak (maaf) “disodomi” massa (Kej 19:1-7).

Hoax #28
Ini gila! Lot tega menawarkan dua anak perawannya untuk “digauli” oleh massa demi tiga tamu malaikat di rumahnya (Kej 19:8).

Malaikat itu pelayan Tuhan lagipula mereka mahluk ghaib yang dapat berubah wujud tidak dapat dilukai oleh manusia, dalam ayat ini figur Lot (Nabi Luth) menjadi tampak sangat (maaf) “bodoh”. Ini pasti HOAX!

Hoax #29
Kejadian 19:17-26, Malaikat memerintahkan Lot untuk melarikan diri ke gunung bersama isteri dan yang lainnya. Ketika mereka berlari nanti, malaikat melarang untuk menoleh ke belakang. Tetapi istri Lot menoleh dan ia berubah menjadi tiang garam.

Hoax #30
Pada perikop sebelumnya Lot adalah figur saleh sehingga ia diselamatkan “Tuhan” dari kebinasaan kota Sodom. Bahkan rumahnya telah dikunjungi tiga malaikat penolong.

Tetapi pada perikop berikut ini sosok Lot tidak lagi dilindungi “Tuhan”, ia menjadi sosok “culun” yang “dicekoki” anggur sampai mabuk oleh kedua puteri kandungnya. Ketika ia tertidur pulas, ia disetubuhi oleh keduanya secara bergantian pada dua malam yang berbeda (Kej 19:30-38).

· Darimana kedua puteri tersebut mendapatkan anggur sementara pada waktu itu mereka semua berada di dalam goa?

· Bagaimana mungkin Lot meminum anggur, apakah lidahnya kelu sehingga tidak mampu membedakan mana air dan mana anggur? Padahal keduanya jelas berbeda rasa!

· Apakah Lot mengajarkan anak-anaknya meminum anggur, mabuk-mabukan, berzina dan incest? NON SENSE!

Hoax #31
Pada saat-saat keputus-asa-an dalam pernikahannya dengan Sara, Abraham mendapatkan putera dengan bantuan “Tuhan”. Ketika itu ia usianya menginjak 99 tahun dan Sara 90 tahun telah memasuki masa manopouse.

Tetapi anehnya, di usia yang lebih tua, ia menikahi perempuan lain bernama Ketura, dengannya ia mendapatkan enam orang anak, dan ia mendapatkannya tanpa bantuan “Tuhan” (Kej 25:1-2).

Hoax #32
Isaac mempunyai anak kembar Esau dan Yakub.

Kedua anak ini tidak pernah akur sejak dalam kandungan. Mereka “berkelahi” di dalam kandungan ibunya.

Pada saat kelahirannya, tubuh Esau berwarna merah seperti jubah berbulu, dan Yakub lahir dengan memegang tumit Esau (Kej 25:21-26).

Kenapa firman Tuhan di dalam Alkitab selalu berkata dengan berlebihan? Apakah sang penulis sedang berusaha membuat kita takjub???


Jilid #1

AYAT-AYAT ALKITAB YANG DIANGGAP AYAT SETAN OLEH MASYARAKAT BARAT

· Keluaran 21:17
Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati.

Mungkin ini adalah cara “Tuhan” dalam rangka menekan jumlah populasi manusia di dunia. Anak-anak berdosa, bunuh saja! Beres!

· Imamat 21:9
Apabila anak perempuan seorang imam membiarkan kehormatannya dilanggar dengan bersundal, maka ia melanggar kekudusan ayahnya, dan ia harus dibakar dengan api.

Dalam perspektif “Tuhan”, puteri seorang pemimpin agama tidak pantas melakukan persundalan. Itu suatu perbuatan yang keji. Bunuh saja! Beres!

Sungguh cara mati yang luar biasa!

· Keluaran 21:20-21
(21:20) Apabila seseorang memukul budaknya laki-laki atau perempuan dengan tongkat, sehingga mati karena pukulan itu, pastilah budak itu dibalaskan. (21:21) Hanya jika budak itu masih hidup sehari dua, maka janganlah dituntut belanya, sebab budak itu adalah miliknya sendiri.

Saya melihat ketimpangan dalam ayat-ayat diatas, entah dengan anda. Apakah anda melihatnya juga??

· Keluaran 22:19
Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati.

Ini adalah cara “Tuhan” dalam pelestarian satwa. Jika anda “tiduri” hewan piaraan anda. Maka anda harus mati!

Lagipula “Tuhan” tidak ingin para satwa dikotori dengan genmu!

· Imamat 20:15-16
(20:15) Bila seorang laki-laki berkelamin dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati, dan binatang itupun harus kamu bunuh juga. (20:16) Bila seorang perempuan menghampiri binatang apapun untuk berkelamin, haruslah kaubunuh perempuan dan binatang itu; mereka pasti dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.

Entah kenapa, tetapi kali ini rencana “Tuhan” berubah.

Jika anda “tidur” dengan hewan piaraan anda atau hewan dari alam liar. Maka anda bersama hewan itu harus mati!

· Keluaran 31:15
Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.

Sabath adalah hari ketujuh dalam perhitungan bangsa Yahudi. Sabath jatuh pada hari Sabtu karena Minggu adalah hari pertama.

Sabtu adalah hari favorit “Tuhan” untuk membunuh.

Anda masih bekerja pada hari Sabtu? Maka anda harus mati!

Itulah sebabnya kenapa kita punya libur di hari Sabtu.

Hari Sabtu, hari pemalas!

· Imamat 20:10
Bila seorang laki-laki berzinah dengan isteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu.

Tuhan sangat membenci perselingkuhan!

Kenapa poligami dilarang di gereja?! N◎N SENSE!

· Imamat 20:13
Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.

Tuhan membenci kaum gay, pastikan darah mereka telah kau tumpahkan!

Sudahkah anda membunuh gay hari ini?!

· Imamat 20:27
Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”

Bagaimanakah ciri-ciri roh peramal itu?? Ah, itu tidak penting! Yang penting disini adalah anda telah membunuh manusia untuk kesenangan hati “Tuhan”.

· Imamat 24:16
Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati ndan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.

Dengan darah, “Tuhan” mensucikan namanya.

· Imamat 25:45-46
(25:45) Juga dari antara anak-anak pendatang yang tinggal di antaramu boleh kamu membelinya dan dari antara kaum mereka yang tinggal di antaramu, yang dilahirkan di negerimu. Orang-orang itu boleh menjadi milikmu. (25:46) Kamu harus membagikan mereka sebagai milik pusaka kepada anak-anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya, tetapi atas saudara-saudaramu orang-orang Israel, janganlah memerintah dengan kejam yang satu sama yang lain.

Jika anda telah berhasil menjadi manusia yang rasis, maka “Tuhan” turut berbahagia.

Nb.Ayat-ayat diatas, telah berhasil menjerat bangsa-bangsa di dunia ke dalam derita perbudakan selama berabad-abad.

Bahkan perang saudara negara bagian Konfederasi-Amerika telah dibakar oleh kemelut perbudakan manusia.

· Imamat 26:29
dan kamu akan memakan daging anak-anakmu lelaki dan anak-anakmu perempuan.

Kanibal, vampir, Dracula, apapun namanya, “Tuhan” bersama mereka! PUJI TUHAN!

· Bilangan 15:32-36 (15:32) Ketika orang Israel ada di padang gurun, didapati merekalah seorang yang mengumpulkan kayu api pada hari Sabat. (15:33) Lalu orang-orang yang mendapati dia sedang mengumpulkan kayu api itu, menghadapkan dia kepada Musa dan Harun dan segenap umat itu. (15:34) Orang itu dimasukkan dalam tahanan, oleh karena belum ditentukan apa yang harus dilakukan kepadanya. (15:35) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Orang itu pastilah dihukum mati; segenap umat Israel harus melontari dia dengan batu di luar tempat perkemahan.” (15:36) Lalu segenap umat menggiring dia ke luar tempat perkemahan, kemudian dia dilontari dengan batu, wsehingga ia mati, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Musa.

Jadi, jika Musa berhasil membunuh manusia, maka hati “Tuhan” menjadi senang.

God bless Moses!

· Bilangan 5:13-16
(5:13) dan laki-laki lain tidur dan bersetubuh dengan perempuan itu, dengan tidak diketahui suaminya, karena tinggal rahasia bahwa perempuan itu mencemarkan dirinya, tidak ada saksi terhadap dia, dia tidak kedapatan, (5:14) dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, (5:15) maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan. (5:16) Maka haruslah imam menyuruh perempuan itu mendekat dan menghadapkannya kepada TUHAN.

Hm, ini hanya salah satu fragmen “korban bakaran kemenyan”. Pada fragmen lain, “Tuhan menghisap” darah burung.

· Bilangan 5:21-22
(5:21) dalam hal ini haruslah imam menyumpah perempuan itu dengan sumpah kutuk, dan haruslah imam berkata kepada perempuan itu–maka TUHAN kiranya membuat engkau menjadi sumpah kutuk di tengah-tengah bangsamu dengan mengempiskan pahamu dan mengembungkan perutmu, (5:22) sebab air yang mendatangkan kutuk eini akan masuk ke dalam tubuhmu untuk mengembungkan perutmu dan mengempiskan pahamu. Dan haruslah perempuan itu berkata: Amin, amin.

Tuhan bersama para pengutuk. Semoga kau TERKUTUK! (Ups! Maaf, kami hanya bercanda)

Semua ayat Alkitab baik PL maupun PB dibuat oleh “Tuhan” Yesus kristus karena dia adalah sang alfa-omega.

· Roma 11:36
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Maka Yesus Kristus-lah yang bertanggung jawab atas dosa-dosa saya dalam penulisan ayat-ayat Alkitab pada artikel ini.

· Matius 5:18
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.


Artikel ini diadaptasi dari artikel pada sebuah forum diskusi online masyarakat barat yang bertajuk Satanic Verses In The Bible-Nairaland

ALKITAB; “Hoax Besar Edisi Kitab Kejadian” Jilid #3


Hoax #33
Kejadian 18:23-33, “Tuhan” berdiskusi dengan Abraham ketika menghakimi manusia di kota Sodom.

Hoax #34
Kejadian 18:33, Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.

Kemana “Tuhan” pergi?
A. Ke rumahnya
B. Ke Sodom
C. Ke Indonesia
D. Tidak tahu

Hoax #35
Kejadian 21:16, dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.

Firman “Tuhan” membuat perkiraan, “Tuhan” telah dikalahkan ilmu matematika!

Bisakah anda mengklaim ini sebagai kebenaran Ilahi?!

Hoax #36
Kejadian 22:8, Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

Pak Abraham yang terhormat!

Jika “Tuhan” mampu mencipta hewan bakaran, kenapa dia tidak bisa membakarnya sendiri?!

Apakah “Tuhan” sedang menguji anda dengan kebodohan?

Tuhan Mahakaya tidak meminta korban bakaran apalagi kemenyan!

Alkitab sukses menjatuhkan Tuhan sebagai mahluk penghisap asap hewan. Menyedihkan sekali!

Hoax #37
Kejadian 23:1, Sara hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya; itulah umur Sara.

Semua ayat yang menyebutkan umur manusia adalah HOAX karena tidak pernah dapat dibuktikan!

Itu hanya “KATANYA”!

Hoax #38
Kejadian 24:2, Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya:”Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku,

PERHATIKAN kalimat yang dibold!

Sumpah dengan meletakkan tangan di sekitar paha belum pernah kita temui pada budaya manapun. Sumpah aneh yang mengandung kontroversi.

Sebagian orang berpendapat itu hanya penghalusan bahasa dari “peganglah alat vitalku!”

Hoax #39
Kejadian 24:60, Dan mereka memberkati Ribka, kata mereka kepadanya: “Saudara kami, moga-moga engkau menjadi beribu-ribu laksa, dan moga-moga keturunanmu menduduki kota-kota musuhnya.”

Untuk sebuah berkat, ini terlalu berlebihan pak!

Hoax #40
Kejadian 25:30-34, Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub hanya untuk sepotong roti dan semangkuk sup kacang merah. Amazing!

Hoax #41
Kejadian 26:2, “Tuhan” berfirman sambil menampakkan diri hanya untuk memberi larangan pergi ke arah Mesir. Padahal di ayat lain Alkitab mengatakan bahwa “Tuhan” tidak dapat dilihat. Jadi bagaimana mungkin ia menampakkan diri sementara ia tidak dapat dilihat. Perbuatan sia-sia!

Hoax #42
Kejadian 26:8, Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.

Menjenguk dari jendela?? Itu kan NGINTIP pak! Raja yang aneh!

Hoax #43
Kejadian 26:12, Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.

Berkat “Tuhan” memang “hebat”, ia tidak memperhatikan hukum alam! Bahkan bisa mengalahkan mukjizat!

Ini hanya ayat berlebihan lainnya!

Hoax #44
Kejadian 27:1-23, bukan hanya hak kesulungan yang telah Yakub ambil dari Esau kakak kembarnya, tetapi ia juga telah merampas berkat yang akan diberikan Isaac ayahnya kepada kakak kembarnya tersebut. Yakub rakus atas bantuan tipu daya ibunya (Ribka). Bahkan Ribka rela menanggung kutuk atas Yakub anak kesayangannya.

Tetapi, pertanyaan besarnya adalah:
Pertama, berkat itu hak “Tuhan”, bisakah manusia memberikan berkat kepada manusia lainnya?

Kedua, bisakah sebuah berkat “dicuri” melalui usaha tipu daya seorang ibu untuk anak kesayangannya?

Ketiga, benarkah hak kesulungan anak-anak kembar bisa diambil alih oleh adik kembarnya? Bukankah itu menyalahi takdir Tuhan?

Keempat, benarkah seorang ibu dapat menanggung kutuk anaknya?

Hoax #45
Kejadian 28:12-14, (28:12) Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. (28:13) Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.
(28:14) Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Terkadang “Tuhan” sangat aneh!

Yakub yang notabene pelit kepada kakak kembarnya, curang, licik dan penipu. Ternyata dikenan untuk mendapatkan berkat dari “Tuhan”. Bahkan “Tuhan” datang ke dalam mimpinya.

Persoalan, saat “Tuhan” masuk ke dalam mimpi, bagaimanakah wujudnya?

Bagaimana manusia dapat mengenalinya?

Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut. (Wikipedia)

Hoax #46
Kejadian 28:16-19, (28:16) Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.” (28:17) Ia takut dan berkata: “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga.” (28:18) Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya. (28:19) Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.

Pak Yakub ini sangat naif!

Jika mimpi datang satu kali, ia hanya “bunga tidur”.

Tetapi, jika mimpi itu datang berkali-kali, itu ajaib! Karena manusia tidak bisa merekayasa mimpi. Mimpi jenis inilah petunjuk dari Tuhan.

Dan Tuhan tidak pernah memasuki mimpi, karena mimpi itu alam maya, alam samar yang remang-remang. Tuhan tentu “tidak bersemayam” di dalam keremangan, Tuhan itu sangat jelas! “Tuhan sejelas buah fikiran yang jernih”.

Faktor hoax:
Pertama, Tuhan tidak menempati suatu tempat. Jika Ia menempati suatu tempat, maka pada saat itu Ia sedang meninggalkan tempat lain.

Keadaan ini jelas tidak dapat diterima, karena sifat universal Tuhan menjadi hilang jika Ia berbuat demikian.

Kedua, membaluri tugu batu dengan minyak adalah perbuatan irrasional. Karena telah menyalahi fungsi minyak dari fungsi yang sebenarnya.

Tugu batu itu di jaman sekarang dikenal dengan istilah Obelisk.

Obelisk adalah salah satu dari sekian banyak arsitektur pagan kuno.

Sebagai orang yang diberkati, kelakuan Yakub ini sungguh tidak masuk akal! N◎N SENSE!


Jilid #1
Jilid #2

MENJAWAB SITUS isadanislam.com edisi “Islam, Kristen Bertanya “Benarkah Isa Al-Masih Wafat?”

menjawab situs
isadanislam logo

Materi selengkapnya, silahkan

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
1. Berdasarkan fakta-fakta di atas, bagaimana pandangan saudara tentang kematian Isa Al-Masih?
2. Manusia adalah orang berdosa. Tanpa Juruselamat dapatkah manusia melepaskan diri dari dosa? Berikan alasan saudara!
3. Menurut saudara, apakah tujuan Allah mengutus Isa Al-Masih, Kalimatullah, ke dunia?

JAWABAN

Bismillah…

“No bodies perfect”, tepatnya “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”

Staf IDI telah mengawali tulisannya dengan sebuah kesalahan!

PERHATIKAN SCREENSHOT BERIKUT!

Padahal isi Qs 19:71 yang benar adalah seperti ini:
“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan”.

Sengaja saya buat screenshotnya sebagai bukti, mungkin besok atau lusa mereka akan mengeditnya.

Sebenarnya ayat yang mereka maksud adalah QS. 19:33.

Entah apa sebabnya kesalahan ini terjadi, hanya mereka dan Allah saja yang tahu.

Mungkin hikmah yang dapat kita ambil adalah bahwa kita harus teliti dalam mengerjakan sesuatu.

Baik, mari kita mulai mengupas inti-inti persoalan.

Ayat yang mereka “comot” yaitu QS. 19:33 berbunyi:
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

Dengan dasar ayat ini mereka berapologi untuk memperkuat iman Kristen.

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, kaidahnya adalah begini: “Umat Kristen yang berapologi memakai ayat Quran adalah “kebodohan, tetapi umat Islam yang memakai dasar Alkitab adalah penelitian”.

Dear umat Kristen, “Nabinya ditolak, tapi kitabnya kok dipungut?!”. Aneh sekali perbuatan kalian, benar-benar tidak masuk akal!

Dengan ayat diatas, mereka mempersamakan sosok baginda Nabi ’Isa Alaihi salam dengan sosok Yesus Kristus. Mungkin mereka menganggap Rasul Allah ’Isa sebagai “Tuhan” sesembahan mereka.

Padahal jika mereka (staf IDI) mau objektif, pada ayat sebelumnya telah tersedia jawabannya dengan sangat jelas.

Allah berfirman dalam QS. 19:30, yang berbunyi:
“Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,”

Jadi jelas bahwa ’Isa itu adalah:
– Seorang hamba Allah (muslim).
– Seorang Nabi.
BUKAN TUHAN!

Pada bagian berikutnya mereka memaparkan bukti-bukti kematian Yesus dari segi medis, sejarah, dsb.

Sebenarnya apa yang hendak mereka sampaikan?? Yesus wafat adalah keniscayaan karena Yesus manusia pasti mengalami kematian.

“Qullu nafsin dza ikhatul mauut”

“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati” (QS. 3:185).

Sekarang kita akan mulai menjawab point-poin yang mereka tanyakan, kita akan menjawab sesuai urutan.

1. Seperti yang telah ditulis diatas, bahwa kematian Yesus itu adalah sebuah keniscayaan. Karena beliau itu manusia dan semua manusia pasti mengalami kematian sesuai dengan ayat yang telah disebutkan yaitu QS. 3:185.

2. Dapatkah kita melepaskan diri dari dosa tanpa juruselamat (Yesus)?

Jika umat Kristen menganggap Yesus sebagai juruselamat dalam konteks Rasul, maka itu benar! Karena semua Rasul Allah adalah juru selamat bagi umatnya. Dalam konteks ini seorang Rasul adalah pemberi peringatan, pengajar, pemberi petunjuk, (dsb) kepada jalan yang lurus yaitu jalannya orang-orang yang beriman sehingga umatnya terselamatkan dari jalan kemusyrikan seperti yang terdapat dalam ayat-ayat berikut ini.

· QS. 9:33, “Dialah yang Telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan diin yang haq untuk dimenangkanNya atas segala diin yang lain, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.”

· QS. 27:35, “Dan Sesungguhnya Aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu.”

· QS. 33:45-46, “Hai nabi, Sesungguhnya kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan, Dan untuk jadi penyeru kepada diin Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi.”

· QS. 21:107, “Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

· QS. 61:9, “Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan Diin yang Haq agar dia memenangkannya di atas segala diin-diin yang lain meskipun orang musyrik membenci.”

· QS. 42:13, “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah Ad-Diin dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. amat berat bagi orang-orang musyrik apa yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada Ad-Diin itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (diin)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).”

· QS. 3:31-32, “Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.”

Bahkan Alkitab sendiri telah menyatakan bahwa Yesus Kristus hanyalah seorang manusia utusan Tuhan.

· Yohanes 7:28-29
(7:28) Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: “Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal. (7:29) Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku.

· Matius 15:24, Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Nah, begitulah pemahaman yang benar, yaitu memahami Yesus (’Isa) Almasih sebagai Rasul utusan Allah, bukan sebagai Allah. Dzat Allah Mahabesar sementara manusia hanya “seonggok daging” yang lemah.

Lalu siapakah sosok yang dapat mengampuni sekaligus menghapuskan dosa manusia??

Yesus tidak kuasa menghakimi siapapun, termasuk mengampuni dosa manusia.

· Yohanes 5:30, “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

Tetapi Allah, Tuhan bagi manusia sangat mampu untuk mengampuni dan menghapus dosa-dosa kita.

· QS. Az Zumar:53, “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

· QS. Huud:61,“…karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).”

· QS. Al Muzzammil:20, “…Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

· QS. An Nuur:62, ”…Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

· QS. An Nisaa’:96, (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

· QS. 57:21, Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Sebesar apapun dosa umat manusia.

· Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Allah ta’ala telah berfirman :“Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan mengampuni dosamu dan Aku tidak pedulikan lagi. Wahai anak Adam, walaupun dosamu sampai setinggi langit, bila engkau mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku memberi ampun kepadamu. Wahai anak Adam, jika engkau menemui Aku dengan membawa dosa sebanyak isi bumi, tetapi engkau tiada menyekutukan sesuatu dengan Aku, niscaya Aku datang kepadamu dengan (memberi) ampunan sepenuh bumi pula”. (HR. Tirmidzi, Hadits hasan shahih) [Tirmidzi no. 3540]

Kesimpulan,
– Yesus (’Isa) Al-masih bukanlah Tuhan.
– Yesus (’Isa) Al-masih hanya seorang manusia utusan Allah. Ia lemah tidak mampu menghakimi ataupun mengampuni dosa-dosa manusia.
– Hanya Allah saja Tuhan yang dapat mengampuni dan menghapuskan dosa-dosa umat manusia.

3. Soal “kalimatullah”
Berikut adalah Surah An-Nissa’: 171 berserta dengan maksudnya:
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih ‘Isa putra Maryam itu adalah utusan-Nya dan (yang terjadi dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh daripada-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya dan jangan kamu mengatakan; “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapanmu itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah untuk menjadi Pemelihara.

Cukup jelas bukan?! Disana tidak ada satupun perkataan yang menyatakan bahwa roh adalah Tuhan, tidak ada pula pernyataan yang menyatakan bahwa ’Isa Al-masih adalah roh Tuhan ataupun Tuhan.

Masih kurang jelaskah? Baik!

Fokus perbincangan kita untuk ayat ini adalah perkataan “Kalimatullah”.

Mengapa ‘Isa Al-Masih dipanggil “Kalimatullah”?

Maksudnya adalah jelas, jika kita memegang kepada konsep Al-Qur’an mentafsirkan antara satu sama lain. Dengan membandingkan ayat di atas dengan ayat yang memperjelaskan isu diatas, kita dapat membuat kesimpulan bahwa ‘Isa dipanggil “Kalimatullah” disebabkan oleh proses kejadiannya yang diciptakan dengan kalimat “kun” (jadilah) tanpa ber-bapak. Proses kejadian ‘Isa adalah sama seperti kejadian Adam yang tiada ber-bapak atau ber-ibu.

Firman Allah:
Sesungguhnya misal (penciptaan) ‘Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (KUN) (seorang manusia), maka jadilah dia. (Surah Ali Imran:59)

Maka disini jelaslah kepada kita bahwa Al-Qur’an tidak pernah menganggap ‘Isa Al-Masih itu adalah Allah, malah memandangnya sebagai seorang manusia biasa, sama seperti Adam a.s.

Jika staf IDI masih degil dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an membenarkan doktrin Kristen bahwa ‘Isa adalah “Tuhan” (Allah), maka dengan menggunakan metodologi mereka sendiri, kita perlu menambah seorang lagi ke dalam doktrin “Trinitas” mengikut ayat diatas, yaitu Nabi Adam a.s., karena beliau juga terjadi dengan “kalimat Allah”, yaitu “kun” (jadilah)!

Disini juga kita dapat memetik Tafsir Al-Azhar, Juzu’ 4-5-6, karangan Prof. Dr. Hamka, yang membicarakan tentang ayat Surah An-Nissa’: 171 diatas:
Lalu lanjutan ayat: “Sesungguhnya Al Masih Isa anak Maryam itu lain tidak, hanyalah Rasulullah.” Bukanlah dia itu Allah yang menjelma menjadi anak, dan bukan pula dia anak dari Allah. Tugasnya hanya satu, yaitu menjadi Rasulullah, Utusan atau Pesuruh Allah. Maka kalau pendirian yang telah diputuskan itu, yaitu mnganggap dia penjelmaan Allah atau anak Allah, nyatalah bahwa sikap ini sudah melebih-lebihi, keterlaluan atau melampau-lampaui. “Dan kalimatNya yang Dia letakkan kepada Maryam dan Roh yang datang daripada-Nya.”

Kalimat Allah artinya perintah yang ditentukan Allah. Itulah kalimat “Kun”, artinya “Ada-lah engkau!” Setelah kalimat itu diucapkan Tuhan, maka datanglah lanjutan “Fa Yakun”, artinya: “Maka ada-lah!” Kepada langit Tuhan bersabda Kun, maka langitpun ada.
Kepada sesuatu kalimat Tuhan itu berlaku maka semuanya ada. Atas kalimat Tuhan itu pula Dia berfirman: “Kun Ya Isa! Ada-lah engkau, wahai Isa!” Maka ada-lah Isa, yang tadinya belum ada. Isa belum ada sebelum Tuhan kehendaki. Caranya ialah menurut kehendak Tuhan itu sendiri, kalimat Kun di hadapan Tuhan kepada diri Maryam: “Mengandunglah engkau hai Maryam!” Lalu Maryam anak dara suci itu bertanya kepada Tuhan: Bagaimana hamba akan mengandung padahal hamba belum disentuh laki-laki? Lalu Tuhan menjawab: Yang begitu bagi-Ku adalah perkara mudah (QS. Maryam:21).

Apalah sukarnya bagi Allah yang dengan kalimat Kun dapat menciptakan cakrawala, menciptakan matahari dan bulan dan bintang. (m.s. 101)

Wallahu’alam bishowab.

Penutup
Mari kita sentuh mereka dengan satu pertanyaan.

Wahai umat Kristen, jika Yesus Kristus kalian klaim sebagai Ruhullah dengan dasar ayat Qur’an, coba kalian tunjukkan ayat mana di dalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah “anak Allah”???

Wabillahi taufik wal hidayah, wassalam.

Read more
· Isa – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
· KALIMATULLAH DAN RUHULLAH UNTUK NABI ISA AL MASIH AS.
· Menjawab Tuduhan “Ruh Allah” | Answering Misionaris
· MENGENAL MAKNA – TUGAS RASUL DAN TUJANNYA DIUTUS